Notasi Gending Pahargyan Versi Organ Tunggal

Dalam dunia hiburan organ tunggal (electone) di Jawa khususnya Surakarta dan sekitarnya, kemampuan memainkan gending-gending pahargyan sangatlah dibutuhkan. Dikarenakan kelekatan akan tradisi pernikahan (pahargyan) gaya Surakarta, yang mana setiap prosesi di dalamnya selalu diiringi gending-gending tertentu dengan maksud tertentu pula. Namun, dalam tulisan kali Ĩήΐ bukanlah mengupas mengenai makna gending dalam prosesi pahargyan, akan tetapi mengenai notasi gending yang lebih umum dimainkan dalam prosesi pahargyan gaya Solo yang Saya coba transkrip dalam notasi Barat (solmisasi).
Pernah Saya coba mentranskrip notasi kepatihan (notasi yang digunakan untuk menulis notasi karawitan) ke dalam notasi Barat, bisa dilihat dalam tulisan Saya sebelumnya di blog Ĩήΐ. Sekarang menginjak pada poin utama, gending dalam pahargyan gaya Solo pada umumnya yakni :
1. Lanc. Kebogiro (pengiring besan memasuki area resepsi)
Laras pelog barang, dimainkan dengan nada dasar E Mayor

Buka : 3 4 5 7 5 1 5 7 5 4 5(3)
|| 4 3 1 7 1 7 4(3)
4 3 1 7 1 7 4(3)
4 3 4 5 4 5 4(3)
4 3 4 5 4 5 4(3)
5 4 1 7 1 7 4(3)

2. Ket. Puspowarno (pengiring calon mempelai wanita memasuki pelaminan)
Laras pelog barang, dengan nada dasar E Mayor.

Buka : 4 5 7 1 7 5 1 1 5 7 . 5 7(4)
. 7 . 1 . 7 . 5 . 1 . 7 . 5 .(4)
. . 4 . 7 1 7 5 1 7 5 4 5 4 3(1)
. . 1 7 3 1 7 5 . 1 . 7 . 5 7(4)
. 7 . 1 . 7 . 5 . 1 . 7 . 5 .(4)

3. Ladrang Wilujeng (pengiring calon mempelai pria memasuki pelaminan)
Laras pelog barang, dengan nada dasar E Mayor

Buka : . 5 1 7 4 5 7 1 5 5 1 7 . 5 7(4)
7 5 7 1 7 5 3 4 1 1 . . 4 3 1 7
3 4 3 1 7 5 3 4 7 5 7 1 7 5 3(4)
Ngelik :
. 4 4 . 5 3 5 4 1 3 4 5 4 3 1 7
4 4 . . 5 3 5 4 5 5 1 7 . 5 3(4)

4. Gd. Kodok Ngorek (pengiring bertemunya kedua mempelai)
Laras pelog barang, dengan nada dasar E Mayor

Buka : kendang (4)
5 . 5 4 5 . 5(4) 5 . 5 4 5 . 5(4)

Dilanjutkan ketawang Laras Moyo laras pelog barang, dengan nada dasar E Mayor

Buka : 4 5 7 1 7 5 3 4 3 1 7 5 3(4)
. 7 . 1 . 1 . 5 . 3 . 1 . 5 .(4)
Ngelik :
4 4 . . 4 5 4 3 1 1 . 3 4 4 3(4)
3 3 . . 5 4 3 1 . 7 . 5 . 3 .(4)
. 7 . 1 . 1 . 5 . 3 . 1 . 5 .(4)

5. Ketawang Mugi Rahayu (pengiring kedua mempelai sungkem kepada orangtua)
Laras pelog barang, dengan nada dasar E Mayor.

Buka : 4 4 5 4 3 5 4 3 1 4 5 1(7)
1 4 5 . 1 4 5 7 1 4 5 . 1 4 5(7)
4 4 . . 4 5 4 3 5 4 3 1 4 5 1(7)

6. Ladrang Runtung (pengiring mempelai meninggalkan pelaminan/pertanda upacara selesai)
Laras pelog nem, dengan nada dasar A Mayor

Buka : 7 5 7 . 4 5 7 1 2 1 7 6 4 3 1(7)
. 1 4 5 7 1 5 7 . 1 4 5 7 1 5 7
. 1 3 4 . 3 1 7 4 5 7 1 5 7 5(4)
7 . 7 5 1 7 5 4 7 . 7 5 1 7 5 4
. 3 3 4 . 3 3 4 3 4 5 3 5 4 3(1)
7 5 7 4 7 5 7 1 7 5 7 4 7 5 7 1
. 5 7 1 . 5 7 1 2 1 7 6 4 3 1(7)

Demikianlah dari Saya, semoga bermanfaat. Masukan kritiknya ditunggu.

“PUTUNE MBAH SEMU, sang pengendali klenengan listrik”
Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

One comment

  1. maksih mas. sangat membantu saya dlm mrogram gending di keyboard. Mas request KINANTI PADANG BULAN PELOG DAN SLENDRO. MELESTARIKAN BUDAYA JAWA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s